Berlin, Rabu 31 Desember 2025- Kawanan perampok menggunakan bor besar untuk membobol ruang brankas sebuah bank di Gelsenkirchen, Jerman, selama libur panjang Natal
Polisi dan pihak bank pada hari Selasa menyatakan bahwa para pelaku berhasil membawa kabur uang tunai, emas, dan perhiasan dengan nilai total mencapai 30 juta euro atau sekitar US$35 juta
Aksi yang berlangsung di negara bagian Rhine Utara-Westphalia ini menyasar bank tabungan Sparkasse. Para pelaku masuk ke ruang brankas bawah tanah melalui area tempat parkir dan membobol lebih dari 95% dari total 3.250 kotak penyimpanan aman milik nasabah
Mengingat banyaknya bisnis di Jerman yang tutup sejak Kamis hingga Jumat pekan lalu, penyelidik menduga geng tersebut menghabiskan waktu sepanjang akhir pekan di dalam gedung untuk membongkar ribuan kotak tersebut
Kejahatan ini baru terungkap pada Senin (29/12) dini hari waktu setempat setelah alarm kebakaran berbunyi dan petugas layanan darurat menemukan sebuah lubang besar di lokasi
Saksi mata melaporkan sempat melihat beberapa pria membawa tas besar di tangga gedung parkir antara Sabtu malam dan Minggu
Rekaman kamera keamanan juga menunjukkan sebuah mobil Audi RS 6 hitam dengan plat nomor curian dari kota Hanover meninggalkan tempat kejadian pada Senin pagi dengan ditumpangi beberapa orang bertopeng
Pihak kepolisian menyebut aksi ini dilakukan secara sangat profesional dan menyerupai skenario film Ocean’s Eleven karena membutuhkan perencanaan matang serta pengetahuan mendalam mengenai sistem bank
Meskipun nilai asuransi rata-rata per kotak diperkirakan mencapai 10.000 euro, sejumlah nasabah yang panik berkumpul di luar kantor cabang menyatakan bahwa kerugian yang mereka alami jauh melebihi nilai pertanggungan tersebut
Juru bicara bank Sparkasse, Frank Krallmann, menyatakan rasa terkejutnya atas insiden ini dan telah menyiapkan saluran telepon khusus bagi nasabah yang terdampak
Sementara itu, polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang hingga kini masih buron, sembari memantau situasi di depan kantor cabang guna menjaga keamanan karyawan dari kemarahan para nasabah
sumber: AFP via Channel News Asia