SURABAYA, 31 DESEMBER 2025 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali memperkuat penetrasi pasar internasional dengan mengirimkan tiga unit platform lokomotif ke Australia.
Pengapalan dilakukan melalui Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Selasa, (30/12/2025) untuk memenuhi kontrak pengadaan dengan United Group Limited (UGL).
Pengiriman terbaru ini merupakan bagian dari kesepakatan penyediaan 50 unit platform lokomotif. Hingga akhir 2025, INKA telah merealisasikan pengiriman 13 unit, menandai progres proyek yang berjalan sesuai jadwal sekaligus menunjukkan konsistensi perusahaan dalam memenuhi komitmen ekspor.
Senior Manager Hubungan Masyarakat dan Kantor Perwakilan INKA, Hartono, menyebut pengiriman di penghujung tahun ini menjadi sinyal positif bagi kinerja ekspor perseroan.
“Menutup 2025, kami berhasil mengirim tiga unit platform lokomotif ke Australia. Pada awal 2026, pengiriman akan berlanjut untuk jenis kereta yang berbeda. Ini menjadi momentum penting untuk menjaga kesinambungan ekspor sekaligus membuka kinerja internasional INKA di tahun depan,” ujarnya.
Proses pengapalan dilakukan melalui Terminal Petikemas Surabaya dengan koordinasi lintas pihak, guna memastikan seluruh tahapan logistik dan ketentuan ekspor berjalan lancar.
Senior Vice President Komersial dan Pengembangan Bisnis PT Terminal Petikemas Surabaya, Bayu Setyadi, menegaskan komitmen TPS dalam mendukung ekspor produk manufaktur nasional.
“Kami mendukung kelancaran ekspor industri perkeretaapian Indonesia agar mampu bersaing dan diterima di pasar global,” kata Bayu.
Hartono menambahkan, kerja sama INKA dengan UGL telah berlangsung secara berkelanjutan. Selain platform lokomotif, perusahaan juga telah mengirimkan sekitar 1.000 unit flat wagon ke mitra yang sama.
“Capaian ini menunjukkan kepercayaan mitra internasional terhadap kualitas produk INKA, sekaligus menjadi bagian dari strategi ekspansi global perusahaan,” pungkasnya.